Sunday, July 31, 2011

BAGAIKAN PUNGGUK MERINDUKAN BULAN

Bagai pungguk yang merindukan bulan. Sang pungguk terus menanti. Meski hujan badai dan kemarau berkepanjangan datang silih berganti, ia tetap menanti. Karena bulan adalah perwujudan akhir dari kebahagiaan baginya.


Namun bulan tak mendekat. Bahkan kadang menghilang dari langit malam. Pungguk gelisah saat menanti bulan kembali. Bahkan kegelisahan itu semakin menjadi saat melihat bulan kembali bertahta di puncak langit namun tak sempurna. Apa yang terjadi padamu, duhai rembulan? Perjalanan apa yang telah kau arungi? Apakah siang melemahkanmu? Apakah matahari membakarmu? Ia tak kunjung menemukan jawaban. Seiring berjalannya waktu, ia menyadari. Itulah fase kehidupan bulan. Purnama - menghilang - terluka - perlahan sembuh - dan kembali purnama. Ia hanya bisa berdoa pada Tuhan, agar bulan selalu purnama. Karena pada saat itulah bulan memancarkan seluruh sinarnya. 


Bulan terlihat bahagia.Dan penantian itu berlanjut. Penantian yang tak berkesudahan. Sang pungguk hanya bisa merindu di garis bumi. Memandang bulan dengan harapan, semoga suatu saat nanti bisa bersua. Tak perlu lagi bersembunyi di bawah awan. Tak perlu lagi mengintip malu dibalik dedaunan, namun ia sekadar mimpi, pungguk akan tetap merindu.



Ramadan Al- Mubarak....sayu....

Dari setiap tulisan yang kuanggap puisi,Cerpan,Prosa ataupun sekedar goresan liar.Tidak slalu indah.
Erti dan maknanyapun mungkin tak ada.
Menghibur,
memotivasi hingga memarahi.
Itulah aku dengan pena.
Saat ini….dibatas hari yang hampir habis berganti dengan keindahan Ramadhan.
aku memohon,
Maafkanlah segala keliru dan keliaranku dalam menulis.

“SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA”
Mohon maaf zahir dan batin……….






BAGAIKAN PUNGGUK MERINDUKAN BULAN

Bagai pungguk yang merindukan bulan. Sang pungguk terus menanti. Meski hujan badai dan kemarau berkepanjangan datang silih berganti, ia tetap menanti. Karena bulan adalah perwujudan akhir dari kebahagiaan baginya.


Namun bulan tak mendekat. Bahkan kadang menghilang dari langit malam. Pungguk gelisah saat menanti bulan kembali. Bahkan kegelisahan itu semakin menjadi saat melihat bulan kembali bertahta di puncak langit namun tak sempurna. Apa yang terjadi padamu, duhai rembulan? Perjalanan apa yang telah kau arungi? Apakah siang melemahkanmu? Apakah matahari membakarmu? Ia tak kunjung menemukan jawaban. Seiring berjalannya waktu, ia menyadari. Itulah fase kehidupan bulan. Purnama - menghilang - terluka - perlahan sembuh - dan kembali purnama. Ia hanya bisa berdoa pada Tuhan, agar bulan selalu purnama. Karena pada saat itulah bulan memancarkan seluruh sinarnya. 


Bulan terlihat bahagia.Dan penantian itu berlanjut. Penantian yang tak berkesudahan. Sang pungguk hanya bisa merindu di garis bumi. Memandang bulan dengan harapan, semoga suatu saat nanti bisa bersua. Tak perlu lagi bersembunyi di bawah awan. Tak perlu lagi mengintip malu dibalik dedaunan, namun ia sekadar mimpi, pungguk akan tetap merindu.



Proses dalam menghadapi perubahan hidup...


Tidak ada perkara yang paling menarik dalam hidup kita untuk diraikan melainkan subjek kedukaan. Kegembiraan apabila mencecah klimaks maka penyudahnya adalah dukacita. Dukacita adalah cerita hampa yang melekat kesan dari rasa ketidakpercayaan dalam perjalanan. Kemuncak kegembiraan adalah kebencian yang perlahan-lahan akan kita lepaskan kerana akal kita suka memang suka menghukum rasa maka jadilah ianya cerita suka mahupun duka
Maka apabila manusia itu dilanda kekecewaan, raikanlah kerana ianya umpama ibadah yang dinanti-nantikan sekian lama.
Bukan mudah untuk mendapatkan makna sebuah nilai kehidupan dan kepercayaan. Apabila nilai itu sudah tidak ada lagi, lepaskanlah seperti angin lalu.
Kita melalui musim demi musim. Hari ini kita ketawa, esok kita menangis, lusa kita berjalan dan tulat kita berlari. Inilah lumrah kehidupan. Menafikan bermakna kita menafikan takdirnya. Mengeluh itu perlu kerana itu fitrah atas rasa kecewa, cuma kita wajib kembalikan segala semua cerita ini ke induknya.
aku hanyalah pengembara yang tidak tahu apa akan jadi esok hari. aku hanya pejalan yang kadang-kadang selesa dan kadang-kadang resah diperjalanan. Proses mengenal bukanlah memakan masa sehari dua. Ianya proses yang tidak berkesudahan.
Mengecewa dan dikecewa adalah cerita biasa kita dalam hidup ini. Hari ini kita di sini, esok kita di situ. Walau dalam pedih, jika itulah prosesnya, apa daya kita untuk menghalangnya?
Jawapan akan sentiasa ada jika kita menerimanya sebagai takdir. Inilah kehidupan.

Ramadan Al- Mubarak....sayu....

Dari setiap tulisan yang kuanggap puisi,Cerpan,Prosa ataupun sekedar goresan liar.Tidak slalu indah.
Erti dan maknanyapun mungkin tak ada.
Menghibur,
memotivasi hingga memarahi.
Itulah aku dengan pena.
Saat ini….dibatas hari yang hampir habis berganti dengan keindahan Ramadhan.
aku memohon,
Maafkanlah segala keliru dan keliaranku dalam menulis.

“SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA”
Mohon maaf zahir dan batin……….

Monday, July 25, 2011

Kenapa Wanita Menangis?



Bismillahirrahmanirrahim,.. 
In the name of Allah, the Most Gracious the Most Merciful.....
 


Seorang anak laki-laki
kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa
ibu menangis?"
"Kerana aku seorang
wanita", kata sang ibu kepadanya.

"Aku tidak mengerti",
kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya
dan berkata, "Dan kau tak akan pernah
mengerti"

Kemudian anak laki-laki
itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa
ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis
tanpa alasan", hanya itu yang dapat
dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu
pun lalu tumbuh menjadi seorang
laki-laki dewasa, tetap ingin tahu
mengapa wanita menangis.

Allah berfirman:

"Ketika Aku menciptakan
seorang wanita, ia diharuskan untuk
menjadi seorang yang istimewa. Aku
membuat bahunya cukup kuat untuk
menopang dunia; namun, harus cukup
lembut untuk memberikan kenyamanan "

"Aku memberikannya
kekuatan dari dalam untuk mampu
melahirkan anak dan menerima penolakan
yang seringkali datang dari anak-anaknya "

"Aku memberinya
kekerasan untuk membuatnya tetap tegar
ketika orang-orang lain menyerah, dan
mengasuh keluarganya dengan penderitaan
dan kelelahan tanpa mengeluh "

"Aku memberinya kepekaan
untuk mencintai anak-anaknya dalam
setiap keadaan, bahkan ketika anaknya
bersikap sangat menyakiti hatinya "

"Aku memberinya kekuatan
untuk mendukung suaminya dalam
kegagalannya dan melengkapi dengan
tulang rusuk suaminya untuk melindungi
hatinya "

"Aku memberinya
kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa
seorang suami yang baik takkan pernah
menyakiti isterinya, tetapi kadang
menguji kekuatannya dan ketetapan
hatinya untuk berada disisi suaminya
tanpa ragu"

"Dan akhirnya, Aku
memberinya air mata untuk dititiskan dan
ini adalah khusus miliknya untuk
digunakan bilapun ia perlukan."

"Kau tahu;kecantikan
seorang wanita bukanlah dari pakaian
yang dikenakannya, susuk yang ia
tampilkan, atau bagaimana ia menyisir
rambutnya."

"Kecantikan seorang
wanita harus dilihat dari matanya,
kerana itulah pintu hatinya.. 
Tempat
dimana cinta itu ada."



"Aku kembali kerana masih mencari yang hakiki

Lewat ini ku rasakan
Kasih kian ku dambakan
Resah hati yang ku pendam
Pada takdir dan harapan

Detik waktu dan suratan
Siapa tahu ketentuan
Ku mencari cahayanya
Dalam bayang kegelapan






Tersesat dalam rindu

Mendung lebih pekat saat ini gelap membutakan
Hujan lebih deras dingin membeku menusuk tulangku
Rasa yang kembali menusuk dalam dada membuai hati yang merana
Mata elokmu berbinar indah mengurai ribuan airmataku
Ingin kusentuh ingin kurasa kupeluk kucium hati yang terluka
Membaur dalam pagutan rindu wajah yang menawan
Memudar sekeliling memabukkan ragaku
Tersesat namun tetap mencintaimu
Hapus airmata pulihkan duka lara
Untuk sementara..



MIMPI SEDIH

Sabtu malam kusendiri
Tiada teman kunanti
Di sekitar kulihat diam
Tiada seindah dulu
Mungkinkah ini berarti
Aku telah patah hati
Walaupun kuberkata bukan
Bukan itu

Penyesalanku semakin dalam dan sedih
Aku serahkan semua milik dan hidupku
Aku tak mau menderita begini
Mudah mudahan ini hanya mimpi
Hanya mimpi
Kisah sedih di hari minggu
Yang selalu menyiksaku
Kutakut ini kan kubawa
Sampai mati
Penyesalanku semakin dalam dan sedih
Aku serahkan semua milik dan hidupku
Aku tak mau menderita begini
Mudah mudahan ini hanya mimpi
Hanya mimpi


Sunday, July 24, 2011

TENTANG CINTA

* Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.

* Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.




Tuesday, July 19, 2011

Aku tak pernah ...menerima apa yang kuminta, tetapi aku menerima segala yang kubutuhkan.

ya ALLAH ,sesungguhnya aku memohon kepadaMU cintaMU dan cinta orang-orang yang mencintaiMU serta cinta yang dapat mendekatkan aku kepada cintaMU.
ya ALLAH ,apa yang Engkau anugerahkan kepadaku dari apa-apa yang aku cintai,maka jadikanlah ia sebagai kekuatan bagiku tentang apa yang Engkau cintai,dan apa-apa yang Engkau singkirkan dariku dari apa-apa yang aku cintai.maka jadikanlah ia kekosongan bagiku tentang apa yang Engkau cintai,
ya ALLAH jadikanlah cintaMU sesuatu yang paling kucintai daripada cintaku kepada keluargaku,hartaku dan air dingin saat dahaga.
ya ALLAH buatlah aku mencintaiMU ,malaikat-malaikatMU,nabi-nabiMU,rasul-rasulMU,dan hamba-hambaMU yang shalih
ya ALLAH hidupkanlah hatiku dengan cintamU dan jadikanlah aku bagiMU seperti yang Engkau cintai.
ya ALLAH jadikanlah aku mencintaimu dengan segenap hatiku dan ridha kepadaMU dengan segala usahaku.
ya ALLAH,jadikanlah segenap cintaku bagiMU dan seluruh usahaku di dalam keridhaanMU
Ya Allah, kokohkanlah aku dari kemungkinan terpelesetnya iman, dan berilah aku petunjuk dari kemungkinan sesat.Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memberi penghalang antara aku dengan hatiku, maka berilah penghalang antara aku dan syaitan beserta perbuatannya.
Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu jiwa yang tenang tenteram, yang percaya pada pertemuan dengan-Mu (kelak di akhirat) dan ridha atas keputusan-Mu serta selalu merasa cukup dengan (apapun) pemberian-Mu.
“اللهم إني أسألك رحمة من عندك، تهدي بها قلبي، وتجمع بها أمري، وتلم بها شعثي، وترد بها غائبي، وترفع بها شاهدي، وتزكي بها عملي، وتلهمني بها رشدي، وترد بها ألفتي، وتعصمني بها من كل سوء،
“Ya Allah, saya memohon kepada-Mu, rahmat dari sisi-Mu. Dengan rahmat-Mu Engkau menerangi
hatiku. Dengan rahmat-Mu Engkau mengumpulkan dan memudahkan urusanku. Dengan rahmat-Mu Engkau balikkan sesuatu yang tiada dariku. Dengan rahmat-Mu Engkau Angkat kesaksianku. Dengan rahmat-Mu Engkau sucikan amalku. Dengan rahmat-Mu Engkau ilhamkan”

Tolonglah aku atau kau raih tangan ini..

Aku bagaikan ada di saat yang terendah
Menjadi bagian kisa terhempas dari cinta
Siksa cintamu yang tlah dinikmati orang lain
Menjadi bagian tawa dan cemooh semua orang
Dengarlah lagu dari orang yang tak mau putus asa
Dengarlah lagu dari orang yang tak ingin di lupakan
Menepis hari yang sedih
Membuat ku lupa akan erti harga diri
Caci makilah ..

atau kau buat ku tersenyum
untuk  hadapi kenyataan

Angkat kepala yang tertunduk malu terasa berat
Lawan sendiri arus kemenangan orang lain
Dengarlah lagu dari orang yang tak mau putus asa
Dengarlah lagu dari orang yang tak ingin di lupakan
Menepis hari yang sedih
Membuat ku lupa akan erti harga diri
Caci makilah atau kau buat ku tersenyum
untuk Hadapi kenyataan
Dan kuberdiri

 ditepi jurang batinku
Tolonglah aku atau kau raih tangan ini...

Saturday, July 16, 2011


Jika kamu tak bisa melepaskan pandanganmu darinya itu bukan CINTA Tapi KAGUM
Jika kamu merasa betah berlama-lama dan berbagi cerita dengannya Itu bukan CINTA tapi KESEPIAN
Jika kamu bersedia mengorbankan segala hal demi menyenangkan dirinya itu bukan CINTA Tapi KEMURAHAN HATI 
Jika kamu menerima pernyataan cintanya hanya karena kamu tidak ingin menyakiti perasaanya itu bukan CINTA tapi KASIHAN
Jika kamu tidak bisa berhenti memegang dan merabanya itu bukan CINTA Tapi NAFSU
Jika kamu mengatakan kepadanya bahwa dialah satu-satunya hal di dunia ini yang kamu pikirkan Itu bukan CINTA Tapi GOMBAL
Jika Kamu tersenyum dikala ia bahagia dan menangis dikala ia terluka itu bukan CINTA Tapi EMPATI
cinta adalah bahasa sederhana seperti kata yang tak tersampai diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
cinta adalah bahasa sederhana seperti isyarat yang tak sampai dikirimkan awan kepada angin yang menjadikannya hujan
CINTA adalah kematian atas egoisme dan egosentrisme menyakitkan kadang namun itulah harga yang pantas diberikan untuk sebuah CINTA
karena inti dari CINTA hakikat menCINTAi bukan merubah apa yang kita CINTAi menjadi seperti apa yang kita inginkan namun membiarkannya menjadi dirinya sendiri jika tidak kita hanya akan menemukan bayangan impian yang berusaha kita sebati dengan dirinya
CINTA itu sesuatu yang fitrawi Karena CINTA lah kita bisa menghirup segarnya udara dunia karena CINTA lah kita bisa menikmati indahnya pelangi namun bukan berarti Kita boleh menghalalkan segala sesuatu demi impian yang ingin kita raih demi pencapaian ambisi pribadi lantas mengatasnamakan cinta
Saudaraku Cintai lah Allah Cintailah dzat yang meminjamkan kita nafas kehidupan yang selalu dengan setia menunggu sapa cinta kita yang tak pernah berkurang kadar cintanya yang tak pernah letih mendengar keluh kesah Hambanya meski terkadang kita lupa megagungkan asma-Nya
Saudaraku jika ada segenggam CINTA yang kita miliki maka .... CINTA itu kita berikan kepada sang Kuasa 
Bukan menduakannya dengan mahluknya yang lemah
 Berikanlah sepenuhnya Cintamu kepada-Nya Dan biarkan yang Maha Adil membaginya dengan Bijaksana 
sandarkanlah selalu cintamu pada-Nya.                                        

APABILA CINTA BERTASBIH

CINTA adalah KEKUATAN yang mampu
mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah malang jadi untung,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah setan jadi nabi,
mengubah iblis jadi malaikat,
mengubah sakit jadi sehat,
mengubah kikir jadi dermawan,
mengubah kandang jadi taman,
mengubah penjara jadi istana,
mengubah amarah jadi ramah,
mengubah musibah jadi muhibbah,
itulah CINTA !!!                                                            

AYAT-AYAT CINTA......



Senada cinta bertahta dihati
alunan rindu berlagu dalam jiwa
kasih dan sayang untukmu sejati
hanya kau saja kekasih hati .
Pendam perasaan tiada gunanya
andai cinta sedang membara dihati
melamar jiwa menawan hati
satukan naluri maka lahirlah perasaan Cinta .
Hadirnya sepi dalam jiwa ini
pabila engkau tiada disisi
bersinarlah alam mayaku
andai engkau sentiasa mendampingiku .
Mengenal erti kecewa atau terusik jiwa
dek perbuatanmu amatlah jauh sekali
kerna buaian cintamu sungguh mengasyikkan
bak impian menjadi kenyataan.
Angin cintamu membawa kesuraman jiwa
menghujani rindu ,membasahi kalbu cinta
menyirami pohonan kasih menyuburi keikhlasan
membuahkan kejujuran lalu melahirkan kesetiaan abadi
untukmu selamanya .
Tiada kupunya Cinta selain dirimu
hanya engkau yang kusayang
hanya engkau yang kurindu
hanya engkau segalanya .
Pintaku hanya satu
hulurkan cinta sejati
hulurkan rinduan abadi
hulurkan kasih sayang hakiki
hulurkan keikhlasan jua kejujuran
maka terbentuklah Satu Perkasihan Abadi .
Engkaulah permata engkaulah baiduri
engkaulah kekasih hati engkaulah pembuluh rindu
membangkitkan kembali semangat yang luntur dahulu. .
Keaslian Cinta tak dapat diukur
selami jiwa sulami perasaan
akan terlukis satu keindahan abadi
disitulah wujudnya kasih sayang serta rinduan sejati .
Dalam diri ini
suburnya cinta yang mendalam terhadapmu
tak perlulah kuukirkan keikhlasan kasihku
andai kau mendalami jiwaku
pasti kau mengerti bisikan hatiku
hanya namamu menjadi sebutan
satu selamanya hingga keakhir hayat .

Rahsia seorang wanita....





  • Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang sholihah.(Sabda Nabi Saw)
  • Perempuan itu dinikahi karena empat perkara : Pertama , karena hartanya. Kedua, karena keturunannya. Ketiga, karena kecantikannya. Keempat, karena agamanya. Dan yang lebih utama adalah perempuan yang beragama, niscaya engkau akan beruntung ( Sabda Nabi Saw)
  • Tiada seorang Muslim yang melihat wanita lalu ia memejamkan matanya, melainkan Allah Swt. Akan memberinya kelezatan beribadah di hatinya (Sabda Nabi Saw)
  • Pilihlah pasangan (pemuda) yang bertakwa kepada Allah, Karena jika ia mencintai seorang wanita, dia memuliakannya, dan apabila dia tidak mencintainya, maka dia tidak akan menzaliminya (Hasan Al-Basri)
  • Istri yang mengeraskan suara melebihi suara suaminya, maka dia akan mendapat laknat dari segala sesuatu yang disinari matahari (Sabda Nabi Saw)
  • Sesungguhnya apabila seorang suami memandang istrinya, lalu istrinya membalas pandangan tersebut dengan penuh kasih dan cinta, maka Allah akan memandang mereka dengan pandangan kasih mesra. Dan jika, si suami membelai tangan istrinya, maka dosa mereka jatuh berguguran di celah-celah jari tangan mereka(Sabda Nabi Saw)
  • Bila seseoarang tertusuk jarum kecil atau jarum besar dari besi, maka itu lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. (Sabda Nabi Saw)
  • Yang memimpin wanita bukan akalnya, melainkan hatinya. (Pepatah Arab)
  • Emas diuji dengan api, wanita diuji dengan emas, dan lelaki diuji dengan wanita (Pepatah Arab)
  • Air mata wanita adalah senjata yang membuahkan kemenangan (Pepatah Arab)
  • Dalam kepala Wanita ada kekurangan, tetapi dalam hati mereka ada kelebihan (Pepatah Arab)

HAKIKAT WANITA DAN CINTA


Cinta adalah perasaaan yang dicampakkan oleh Allah s.w.t ke dalam hati semua manusia. Semua manusia samada tua atau remaja, kaya atau miskin, mulia atau hina pasti mempunyai perasaan untuk dicintai dan mencintai. Daripada cinta akan membenihkan perkahwinan dan seterusnya akan berkembang subur sehingga melahirkan satu masyarakat. Kekecewaan, kegembiraan, perpisahan, perkahwinan dan kematian sering dikaitkan dengan cinta. Sesungguhnya cinta adalah satu perasaan yang kadangkala hadir tanpa diundang. Tapi apa yang sering terjadi, cinta sering disempitkan konsep dan perspektifnya. Rabiatul Adawiyah tenggelam dalam mahabbahnya yang dalam kepada Allah.
Hamzah Fansuri,seorang tokoh Islam dari Acheh, juga ditenggelamkan oleh tasawwuf falsafah yang berlandaskan kepada teori Wahdatul Wujud yang dibawa oleh Ibn ‘Arabi. Ini juga cinta.
Cinta Rasulullah kepada Siti Khadijah r.a tidak sama seperti cintanya kepada Aisyah r.a.Siti Khadijah adalah lambang pengorbanan dan kesetiaan yang luhur. Abu Sufian menyatakan Tidak aku jumpai seorang yang lebih mencintai seorang manusia selain Rasulullah. Fudhail bin Iyadh, yang asalnya merupakan seorang perompak, sanggup memanjat tembok yang tinggi demi kerana cintanya kepada kekaih beliau seorang jariah.Namun nun di tembok itu, beliau telah menemui HIDAYAH.
Nur Aisyah Bukhari, seorang gadis bertudung dari Johor sanggup meninggalkan agamanya kerana cinta. Begitu juga Hartina Kamaruddin sanggup meminggirkan hubungan kekeluargaan dan agama. Juga kerana cinta, Mansor Adabi akhirnya mati akibat menanggung kesengsaraan setelah Natrah meninggalkan Singapura dan murtad. Dr Burhanuddin al Helmi sanggup mengorbankan cinta dan perkahwinannya, memberikan kata dua kepada isterinya samada ingin terus menetap di Singapura atau mengikutnya ke Tanah Melayu apabila belia diamanahkan sebagai Yang Di Pertua Agong PAS.
Jangan kerana cinta kita gugur.Jangan kerana cinta prinsip akan menjadi larutcair. Cinta tidak semesti akan berakhir dengan perkahwinan dan perkahwinan juga tidak semestinya akan menoktahkan titik akhir kepada percintaan.Kesetiaan akan mengikat cinta.Kecurangan akan meranapkan cinta. Sebuah perkahwinan akan menjadi indah jika cinta terus dikekalkan.
Kadang ketika cinta juga akan dikaitkan dengan perpisahan. Cinta kepada Allah, insan akan mengharapkan perpisahan.Mengapa ? Tidak lain hanyalah kerana ingin berjumpa cinta yang hakiki. Cinta yang kekal. Cinta yang agong. Cinta kepada makhluk , akan menggontaikan perasaan dan memumurkan impian serta harapan. Perpisahan dengan perjuangan juga hebat. Lebih meranapkan jiwa. Bagaimana kita sanggup berehat, berhenti apatahlagi berpisah terus dari perjuangan sedangkan jiwa ummah hangat membakar perasaan. Perpisahan akan menjadi mulia dan manis jika perjuangan disusuri dengan keikhlasan dan penuh kecintaan kepada dasar dan prinsip perjuangan.
Perpisahan malah akan menjadi manis jika ia dibina dari kerikil ?kerikil cinta nan halus lalu berhimpun menjadi gerak kerja yang menguntungkan perjuangan Islam. Cinta sesama manusia yanan dengan perjuangan juga hebat. Lebih meranapkan jiwa. Mereka berakhlak dengan akhlak Allah, beradab dengan adab Allah serta berada dalam pangkuan dan ribaan ajaranNya.
Mereka hidup dalam memperingati dan bermunajat kepadaNya. Menurut Profesor Madya Sulaiman Yasin, bagi menghasilkan cinta, penekanan mestilah diberikan kepda Tajribiyah Sufiyyah yang memusatkan perhatian kepada Tasfiyatul Qalb atau Tazkiyatul Nafs.
cinta wanita 2 Hakikat seorang Wanita dan cinta
Bagaimana kita mahu meningkatkan cinta kepada Allah dari peringkat cinta taa’bud kepada cinta al mahabbah. Sebelum kita bermujahadah, hendaklah diketahui alamat ?alamat cinta kepada Allah. Menurut Ustaz Abdullah az Zubair Abdul Rahman dalam kitabnya Durus fi Tazkiyatul Nafs, alamat cinta kepada Allah ialah
1. Merindui pertemuan denganNya
2. Banyak mengingatiNya
3. Tunduk kepada perintahNya
4. Penerimaan total kepada kalamNya
5. Cinta kepada apa yang dicintai oleh Allah
Wahai muslimah mukminan solehah, Takhalikan (kosongkan) dirimu dari terjerumus ke lembah maksiat, sikap bermain-main dengan perjuangan. Tahallikan (hiasi) dirimu dengan sifat sebenar sebagai seorang wanita yang hidup dengan perjuangan, pengorbanan, jihad, kefahaman dan syahid.Sedarlah…..hanya jiwa yang suci boleh menerima cinta ilahi. Hati yang diselaputi dosa akan menghalang sirna cinta kerana hati yang keras adalah bermula dari dosa yang banyak. Mungkin kalian bertanya, bagaimana untuk cinta kepada perjuangan dan islam.Sebagai petunjuk dhaif dari penulis, orang yang baru menyelusuri jalan da’wah yang panjang ini. Kalian mestilah:
1. Memahami hakikat dan tuntutan sebagai seorang muslimah harakiyyah
2. Tunduk dan patuh kepada dasar serta prinsip perjuangan
3. Merelakan diri ditarbiyyah
4. Mendahulukan perjuangan dan mengenepikan kepentingan peribadi walaupun terpaksa mengorbankan perasaan, cinta, tenaga dan nyawa
5. Menjauhkan diri dari terjebak ke dalam fitnah. Malah adalah satu DOSA jika kerana kita Islam dan perjuangan difitnah.
Ramai manusia sanggup menghambakan diri sesama manusia, tunduk kepada perintah manusia tapi teramat payah untuk mencari seorang wanita-hamba (‘abd) yang sanggup memperhambakan dirinya kepada islam dan perjuangan.
Penulis bukan bermaksud agar para wanita terutamanya golongan terpelajar menyumbangkan diri sepenuh masa tapi apa yang dimaksudkan adalah menyumbangkan secebir dari masa yang ada untuk memikirkan mengenai ummah dan permasalahan meraka supaya nilai keintelektualan serta kehadiran mereka dapat dirasai oleh masyarakat dan tidak menjadi unsur yang terasing dan terpinggir.
Dr. Yusof al Qardhawi dalam bukunya Jil an Nasri al Mansyud berkata ” Yang diharapkan dari seorang wanita ialah menjadi seorang ibu yang menggalakan anaknya untuk syahid, seorang isteri yang meransang suaminya untuk berjihad, dan melakukan perngorbanan, seorang mukminah yang mewaqafkan diri dan usahanya untuk jalan Allah dan seorang wanita alim yang menghafaz al Quran dan Hadis serta melaksanakan apa yang dipelajari untuk Amr Ma’ruf Nahyu Munkar.
Wahai wanita! Dr Mustaffa as Siba’I menyatakan dalam bukunya Hakaza ‘Allamatni al Hayat “Jika kamu mahukan kegembiraan dalam kehidupan maka jagailah kesihatanmu. Jika kamu mahukan kebahagiaan di dunia maka jagailah akhlakmu. Jika kamu mahu keberkekalan dalam kehidupan maka jagailah aqalmu. Dan sekiranya kamu dambakan semua ini maka jagailah AGAMAMU.
Wahai hamba yang bernama wanita??.sudah ramai yang terbabas kerana cinta.Kerana cinta manusia sanggup merempuh segala batasan ?batasan agama. Budaya keseronokan, kemewahan, kegembiraan yang melampau dan cinta kepada budaya hedonistic barat telah mengalpakan umat islam.
Sedarkah kamu wahai para wanita?rentak yang kamu langkahi sekarang ini adalah sebenarnya penuh dengan pengait-pengait. Benarlah sabdaan Rasulullah ” Sesungguhnya dunia akan diberikan kepada orang yang Dia cintai atau tidak. Tapi agama (Ad Deen) hanya akan diberikan kepada orang Dia Cintai”. Lihat, betapa ramai beragama tapi agama itu tersudut dari kehidupan mereka. Berapa ramai yang bergelar Huffazul Quran tapi Al Quran itu tidak menembusi ke dalam dada-dada meraka, hanya sekadar terlekat dihalkum mereka.
Sebenarnya apa yang dipelajari hanyalah untuk melepasi peperiksaan universiti bukan untuk melepasi kemurkaan Allah. Yang menjadi matlamat adalah ijazah bukan mardhatillah (keredhaan Allah). Inilah sebenarnya gambaran intelektual akhir zaman yang dilanda oleh penyakit Hubbu Dunia wa Karahiyatul Maut! Cintakan Dunia! Takutkan Kematian. Sesungguhnya cinta kepada dunia telah menyebabkan aqal menjadi raja dan sumber samawi menjadi hamba.
Wahai wanita yang juga diturunkan al Quran kepadamu?. kalian pasti tidak sanggup meninggalkan apa yang kalian suka walaupun kalian tahu daerah yang kalian diami itu penuh dengan lelumpur, pekathanyir, busuk dan memualkan. Walhal, kalian juga tahu nun di sana ada padang yang penuh kehijauan, dengan udara yang penuh kesegaran dan sungai yang mengalir penuh kedamaian. Tapi.
Rasulullah s.a.w bersabda, Akan datang satu zaman, dimana umatku akan
1. Cinta kepada kehidupan lupa kepada kematian
2. Cinta kepada mahligai lupa kepada kubur
3. Cinta kepada harta lupa kepada hisab
4. Cinta kepada dunia lupa kepada akhirat
5. Cinta kepada makhluq lupa kepada Khaliq
As Syahid Sayyid Qutb, seorang penulis yang menyemarakkan semangat jihad dan perjuangan selepas kematian As Syahid Hassan al Banna pada 1948, sanggup membatalkan pertunangan yang sudah terjalin dengan seorang gadis Kaherah apabila mengetahui bahawa si gadis pernah mencintai seorang lelaki sebelumnya. As Syahid mahukan cinta yang suci dan kudus.
4564791841 c93624e352 o 300x225 Hakikat seorang Wanita dan cinta
Cinta dari seorang wanita yang ‘azaraul jasad wal qalb (dara jasad dan hati). Cintanya tidak kesampaian. Namun beliau telah memperolehi cinta yang hakiki. Sanggup gugur syahid demi membuktikan cinta beliau kepada jihad perjuangan. Malah kesyahidan beliau adalah merealisasikan tuntutan cinta yang sebenarnya. Allahu akbar !!!!
Anas r.a berkata sesungguhnya Rasulullah s.a.w bersabda Tiga golongan manusia yang akan mendapat halawatul Iman ( Kemanisan Iman )
1. Golongan yang mencintai Allah dan RasulNya lebih dari segalanya
2. Golongan yang tidak mencintai seseorang melainkan hanya kerana Allah
3. Golongan yang membenci untuk kembali kepada ke kufuran sebagaimana beliau benci untuk dilemparkan ke dalam neraka.
Bukhari Berkorban apa saja harta ataupun nyawa? itulah kasih mesra??..sejati dan mulia?. Begitulah mendayunya lirik, itulah rintihan yang sering bertamu dalam hati dua insan yang sedang bercinta. Kala bercinta, hati hanya dibukakan kepada orang yang dicintai sahaja. Bila gelombang cinta berombak dengan besar, biar apa yang orang kata dan biar apa yang dilakukan bercanggah dengan syariah ilahiyyah serta adat, cinta tetap didahulukan.
Begitu kekuasan cinta?. Bukit sanggup didaki, lautan sanggup direnangi agar memperolehi apa yang dihajati. Percayakah kalian, walaupun sudah berkahwin, cinta masih boleh merungkaikan dan meleraikan ikatan perkahwinan yang telah dibina. Budaya kecurangan selepas perkahwinan yang berleluasa di kalangan masyarakat barat sekrang telah menular dengan deras dalam masyarakat Islam.
Walaupun setelah berkahwin, setelah aqad dilafazkan, kadangkala manusia tidak mampu menghapus kenangan lama, kenangan bersama insan yang gagal dinikahi. Kenangan cinta itu akan tetap diabadikan dan disematkan didalam hati sebagai sebuah nostalgia yang tidak mudah terhakis dan terhapus. Bila jiwa bergelora, kala kesunyian, kenangan silam akan bertandang menjengok. ”
Kau boleh menjamah sekujur tubuhku ini tapi hati dan cintaku telah ku berikan pada si dia”. Inilah kekuatan cinta. Kerana kita adalah hamba yang punya sejuta kelemahan dan kenaifan maka kita tidak boleh membohongi realiti. Tapi realiti harus tahu bahawa ia harus tunduk kepada kuasa Tuhan.
Penulis pernah berjumpa dengan seorang perempuan yang sanggup mengorbankan cinta dan perkahwinanannya kerana suaminya tidak boleh menerima perjuangan yang beliau dokongi walaupun sudah sekian lama hidup bersama.
Satu persoalan yang penulis ingin lontarkan di artikel ini, bagaimanakah kita memperolehi cinta ini? Adakah sekadar menagih cinta murahan dari instrumen yang majaz? Cinta dari halaman chatting menyentap ramai intelektual wanita.
Wajar atau tidak dari segi hukum hakam agama, penulis tidak akan bahaskan dalam artikel ini. Insya Allah, perkara ini penulis akan cuba kupas dalam siri ?siri yang akan datang.
Penulis ingin mengimbau kembali ingatan pembaca kepada artikel penulis ‘ SATU RENUNGAN UNTUK MUSLIMAT PAS IPT’. Penulis ingin jelaskan, artikel yang ditulis adalah berdasarkan kepada pengalaman tiga bulan penulis. Setelah penulis mendapat tahu mengenai ‘muslimah harakiyyah chatters’ yang berpusu-pusu membanjiri dan melayari chatting maka penulis make a hard and quick decision to deeply explore this particular illness. Hasilnya sungguhnya memberansangkan dan mengecewakan. Tapi segelintir manusia tidak sanggup menerima kenyataan. Bagi mereka artikel itu adalah seumpama dentuman guruh yang menyakitkan telinga. Penulis tidak nafikan chatting sebagai salah satu mekanisme dakwah. Tapi dakwah ada rukun – rukun yang mesti diikuti. Akhlak dai’yah mestilah dijagai.
Dr. Yusof al Qardhawi pernah menyatakan ketika beliau ditanya oleh seorang perempuan ‘apakah hukum seorang perempuan yang sudah bersuami tapi masih menyintai lelaki yang lain’. Lantas jawab beliau, cinta ada dua. Cinta halal dan cinta haram. Cinta halal adalah cinta kepada suami dan cinta haram adalah cinta kepada yang lain.
Proses cinta ini secara semulajadinya bermula dari lima peringkat :
1. Tengok ( Watching )
2. Senyum ( Smiling )
3. Salam ?Hai, assalamualaikum ( Greeting )
4. Bercakap ( Talking )
5. Membuat temu janji ( Making a Date )
6. Berjumpa ( Meeting )
Wahai wanita yang serapuh kaca hatinya Sebenarnya secara fitrah samada kafir atau beriman, walau apa pun jenis ideologi yang dianuti, manusia tetap mempunyai perasaan cinta. Cinta kepada Rabb. Se Zalim Firaun pun masih tetap mengakui kewujudan Tuhan. Si komunis Lenin pun masih tetap mempercayai adanya Tuhan.
Sedarilah wahai muslimah yang akan berjuang. lakukan instropection (muhasabah ) tehadap sikap kalian sebagai wanita gerakan islam. Ingatlah..kalian tidak boleh lari dari Ar Raqabah al Ilahiyyah ( God’s Surveillance ).
Sebelum penulis mengakhiri artikel yang dhaif ini, hayatilah sajak yang penulis nukilkan kepada wanita bercinta yang berada di dalam perjuangan
Muslimah mujahidah rabbaniyyah
Cinta kepada bunga bunga akan layu
Cinta kepada kumbang kumbang akan melarikan diri
Cinta kepada insan insan akan menghancurkan hati anda,
Maka,
Cintailah Allah,
KepadaNya cinta yang hakiki,
Sebelum kau mencintai makhluq cintailah Khaliqmu,
Wahai muslimah mujahidah,
Kala sepi keseorangan,
Perasaan mesti bergelora,
Kerinduan hangat membara,
Mengapakah; Aku ingin bertanya
TIDAK kau gunakan rindu dan sepi ini,
Untuk,
Tafakkur,
Muhasabah,
Insaf,
Bahawa kau adalah muslimah yang berjuang!!